Label:

Tutorial Arduino untuk pemula : Kondisi IF pada arduino

0 komentar

Pada kesempatan kali ini saya akan membahas tentang penggunaan IF pada arduino. adapun untuk lebeih jelasnya dapat dilihat pada perintah program yang akan dijelaskan dibawah ini.

Adapun syntax arduinonya adalah :

/*
  Conditionals - If statement

 This example demonstrates the use of if() statements.
 It reads the state of a potentiometer (an analog input) and turns on an LED
 only if the LED goes above a certain threshold level. It prints the analog value
 regardless of the level.

 The circuit:
 * potentiometer connected to analog pin 0.
 Center pin of the potentiometer goes to the analog pin.
 side pins of the potentiometer go to +5V and ground
 * LED connected from digital pin 13 to ground

 * Note: On most Arduino boards, there is already an LED on the board
 connected to pin 13, so you don't need any extra components for this example.

 created 17 Jan 2009
 modified 9 Apr 2012
 by Tom Igoe

This example code is in the public domain.

http://arduino.cc/en/Tutorial/IfStatement

 */

// These constants won't change:
const int analogPin = A0;    // pin that the sensor is attached to
const int ledPin = 13;       // pin that the LED is attached to
const int threshold = 400;   // an arbitrary threshold level that's in the range of the analog input

void setup() {
  // initialize the LED pin as an output:
  pinMode(ledPin, OUTPUT);
  // initialize serial communications:
  Serial.begin(9600);
}

void loop() {
  // read the value of the potentiometer:
  int analogValue = analogRead(analogPin);

  // if the analog value is high enough, turn on the LED:
  if (analogValue > threshold) {
    digitalWrite(ledPin, HIGH);
  }
  else {
    digitalWrite(ledPin,LOW);
  }

  // print the analog value:
  Serial.println(analogValue);
  delay(1);        // delay in between reads for stability
}

Sekian pembahasan dari saya terima kasih.

Label:

Tutorial Arduino Untuk Pemula : Cara Menggunaka Liquid Crystal Display pada arduino

0 komentar

Pada kesempatan kali ini saya akan membahas mengenai cara menggunaka LCD pada arduino. adapun komponen yang diperlukan adalah sebuah module LCD dan Arduino uno. untuk pemasangan portnya dapat melihat pada syntax dibawah.

adapun syntax yang dapat digunakan adalah :

Label:

Tutorial Arduino Untuk Pemula : IR Receive pada arduino

0 komentar

Pada pembahasan kali ini saya akan membahas tentang cara menrima kode hexa dari sebuah perangkat yang mengirimkan data hexa menggunakan inframerah. adapun perangkat yang diperlukan adalah sensor inframerah dan arduino UNO R3.

Label:

Tutorial Arduino untuk pemula : Cara Melakukan IR Send pada arduino

0 komentar

Pada kesempatan kali ini saya akan mebahas bagaimana melakukan ir Send pada arduino
berikut adalah syntax yang dapat digunakan untuk melakukan ir send

Label:

Tutorial Arduino Untuk Pemula : Cara melakukan pembacaan data digital dan analog

0 komentar


Arduino merupakan sebuah minsys yang memanfaatkan IC ATMEGA328. Arduino merupakan sebuah mikrokontroller yang mudah dimengerti bagi pemrogram yang sudah menguasai bahasa c.

pada kesempatan kali ini saya akan membahas tentang cara melakukan analogread dan digital read.

Label: , ,

Bentuk / Jenis Karya Ilmiah

0 komentar

Karya ilmiah (bahasa Inggris: scientific paper) adalah laporan tertulis dan diterbitkan yang memaparkan hasil penelitian atau pengkajian yang telah dilakukan oleh seseorang atau sebuah tim dengan memenuhi kaidah dan etika keilmuan yang dikukuhkan dan ditaati oleh masyarakat keilmuan.
Ada berbagai jenis karya ilmiah, antara lain laporan penelitian, makalah seminar atau simposium, dan artikel jurnal yang pada dasarnya kesemuanya itu merupakan produk dari kegiatan ilmuwan. Data, simpulan, dan informasi lain yang terkandung dalam karya ilmiah tersebut dijadikan acuan bagi ilmuwan lain dalam melaksanakan penelitian atau pengkajian selanjutnya.

Label: ,

Karangan Ilmiah dan Non Ilmiah

0 komentar


  1. Karya Ilmiah
Karya ilmiah (bahasa Inggris: scientific paper) adalah laporan tertulis dan diterbitkan yang memaparkan hasil
penelitian atau pengkajian yang telah dilakukan oleh seseorang atau sebuah tim dengan memenuhi kaidah dan etika keilmuan yang dikukuhkan dan ditaati oleh masyarakat keilmuan.
Ada berbagai jenis karya ilmiah, antara lain laporan penelitian, makalah seminar atau simposium, dan artikel jurnal yang pada dasarnya kesemuanya itu merupakan produk dari kegiatan ilmuwan. Data, simpulan, dan informasi lain yang terkandung dalam karya ilmiah tersebut dijadikan acuan bagi ilmuwan lain dalam melaksanakan penelitian atau pengkajian selanjutnya.
Di perguruan tinggi, khususnya jenjang S1, mahasiswa dilatih untuk menghasilkan karya ilmiah seperti makalah, laporan praktikum, dan skripsi (tugas akhir). Skripsi umumnya merupakan laporan penelitian berskala kecil, tetapi dilakukan cukup mendalam. Sementara itu, makalah yang ditugaskan kepada mahasiswa lebih merupakan simpulan dan pemikiran ilmiah mahasiswa berdasarkan penelaahan terhadap karya-karya ilmiah yang ditulis oleh para pakar dalam bidang persoalan yang dipelajari. Penyusunan laporan praktikum ditugaskan kepada mahasiswa sebagai wahana untuk mengembangkan kemampuan menyusun laporan penelitian.
Tujuan Karya ilmiah
  • Sebagai wahana melatih mengungkapkan pemikiran atau hasil penelitiannya dalam bentuk tulisan ilmiah yang sistematis dan metodologis.
  • Menumbuhkan etos ilmiah di kalangan mahasiswa, sehingga tidak hanya menjadi konsumen ilmu pengetahuan, tetapi juga mampu menjadi penghasil (produsen) pemikiran dan karya tulis dalam bidang ilmu pengetahuan, terutama setelah penyelesaian studinya.
  • Karya ilmiah yang telah ditulis itu diharapkan menjadi wahana transformasi pengetahuan antara sekolah dengan masyarakat, atau orang-orang yang berminat membacanya.
  • Membuktikan potensi dan wawasan ilmiah yang dimiliki mahasiswa dalam menghadapi dan menyelesaikan masalah dalam bentuk karya ilmiah setelah yang bersangkutan memperoleh pengetahuan dan pendidikan dari jurusannya.
  • Melatih keterampilan dasar untuk melakukan penelitian.

Manfaat Karya ilmiah
  • Melatih untuk mengembangkan keterampilan membaca yang efektif;
  • Melatih untuk menggabungkan hasil bacaan dari berbagai sumber;
  • Mengenalkan dengan kegiatan kepustakaan;
  • Meningkatkan pengorganisasian fakta/data secara jelas dan sistematis;
  • Memperoleh kepuasan intelektual;
  • Memperluas cakrawala ilmu pengetahuan;
  • Sebagai bahan acuan/penelitian pendahuluan untuk penelitian selanjutnya

Jenis 2 Karya Ilmiah
  • Disertasi
  • Tesis
  • Skripsi
  • Makalah
2. Karya NonIilmiah

Karya non-ilmiah adalah karangan yang menyajikan fakta pribadi tentang pengetahuan dan pengalaman dalam kehidupan sehari-hari, bersifat subyektif, tidak didukung fakta umum, dan biasanya menggunakan gaya bahasa yang popular atau biasa digunakan (tidak terlalu formal).


Jenis-jenis yang termasuk Karangan Non ilmiah : 
dongeng, cerpen, novel, drama, dan roman.


Sifat Karangan ilmiah :
  1. emotif: kemewahan dan cinta lebih menonjol, tidak sistematis, lebih mencari keuntungan dan sedikit informasi.
  2. persuasif: penilaian fakta tanpa bukti. Bujukan untuk meyakinkan pembaca, mempengaruhi sikap cara berfikir pembaca dan cukup informative.
  3. deskriptif: pendapat pribadi, sebagian imajinatif dan subjektif.
  4. jika kritik adakalanya tanpa dukungan bukti.

Perbedaan Karangan Ilmiah & Karangan Non ilmiah :
Perbedaan-perbedaan yang dimaksud dapat dicermati dari beberapa aspek. Pertama, karya ilmiah harus merupakan pembahasan suatu hasil penelitian (faktual objektif). Faktual objektif adalah adanya kesesuaian antara fakta dan objek yang diteliti. Kesesuaian ini harus dibuktikan dengan pengamatan atau empiri. Kedua, karya ilmiah bersifat metodis dan sistematis. Artinya, dalam pembahasan masalah digunakan metode atau cara-cara tertentu dengan langkah-langkah yang teratur dan terkontrol melalui proses pengidentifikasian masalah dan penentuan strategi. Ketiga, dalam pembahasannya, tulisan ilmiah menggunakan ragam bahasa ilmiah. Dengan kata lain, ia ditulis dengan menggunakan kode etik penulisan karya ilmiah. Perbedaan-perbedaan inilah yang dijadikan dasar para ahli bahasa dalam melakukan pengklasifikasian.

Berdasarkan karakteristik karangan ilmiah, semi-ilmiah, dan non ilmiah yang tergolong dalam karangan ilmiah adalah laporan, makalah, skripsi, tesis, disertasi; yang tergolong karangan semi-ilmiah antara lain artikel,  feature, kritik, esai, resensi; yang tergolong karangan non ilmiah adalah dongeng, cerpen, novel, roman, puisi, dan drama.

Karya non ilmiah sangat bervariasi topik dan cara penyajiannya, tetapi isinya tidak didukung fakta umum. Karangan nonilmiah ditulis berdasarkan fakta pribadi, dan umumnya bersifat subyektif. Bahasanya bisa konkret atau abstrak, gaya bahasanya nonformal dan populer, walaupun kadang-kadang juga formal dan teknis. Karya nonilmiah bersifat (1) emotif: kemewahan dan cinta lebih menonjol, tidak sistematis, lebih mencari keuntungan dan sedikit informasi, (2) persuasif: penilaian fakta tanpa bukti. Bujukan untuk meyakinkan pembaca, mempengaruhi sikap cara berfikir pembaca dan cukup informative, (3) deskriptif: pendapat pribadi, sebagian imajinatif dan subjektif, dan (4) jika kritik adakalanya tanpa dukungan bukti.

Sumber :