Tampilkan postingan dengan label Tugas Soft Skill. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tugas Soft Skill. Tampilkan semua postingan
Label: ,

Application Letter

0 komentar

May 1, 2015

Mr. Alzhar Rusdi
Personnel Manager
HBSTech Company
Kelapa Dua, Depok City

Dear Mr. Alzhar:

Your advertisement in the April 27  issue of the Kompas News Paper calls a hardware and robotics technology who is proficient in Hardware Management, computer network  literate, and with pleasing personality.  I sincerely believe that I meet your requirements for the position.

I am Ahmad Ilmawan Islami,  a Department of Computer Systems, in Gunadarma University. I consider as my assets: my proficiency in both written and spoken English, Able to use computer applications such as MS Office (Excel, Word, Access, PowerPoint, Outlook) , C# , C++, Java, and network enginering. I am hardworking, efficient, and highly driven, and I am willing to undergo training to further improve my capabilities.

Label: ,

Pengertian Surat

0 komentar

Surat adalah sarana komunikasi untuk menyampaikan informasi tertulis oleh suatu pihak kepada pihak lain. Fungsinya mencakup lima hal: sarana pemberitahuan, permintaan, buah pikiran, dan gagasan; alat bukti tertulis; alat pengingat; bukti historis; dan pedoman kerja. Pada umumnya, dibutuhkanperangko dan amplop sebagai alat ganti bayar jasa pengiriman. Semakin jauh tujuan pengiriman surat maka nilai yang tercantum di perangko harus semakin besar juga.

Sejarah surat dunia

Persia dan Mesir

Pada awalnya, surat berisikan dokumen-dokumen pemerintah yang biasa dikirimkan dari satu tempat ke tempat lain dengan kuda ataupun kereta kuda. Sistem pengiriman pos di dunia dimulai di Mesir sekitar tahun 2000 SM. Di Mesir, di mana pertukaran kebudayaan dengan Babilonia terjadi, pembungkus surat atau amplop bisa berupa kain, kulit binatang, atau beberapa bagian sayuran. Mereka juga membungkus pesan mereka menggunakan lapisan tipis dari tanah liat yang dibakar. Sedangkan kekaisaran Persia di bawah kekuasaan Cyrus sekitar tahun 600 SM menggunakan sistem pengiriman pesan yang terintegrasi. Pengendara kuda (Chapar) akan berhenti di titik-titik pos tertentu (Chapar-Khaneh). Di sini, pengendara kuda akan mengganti kudanya dengan yang baru untuk mendapatkan kecepatan maksimum dalam pengiriman pesan. Sistem ini disebut dengan angariae.

China

Di sisi lain dunia, di China, sebuah pelayanan pos sudah dimulai sejak zaman Dinasti Chou pada 1122-1121 SM. Seperti di Persia, surat yang dikirimkan biasanya berisikan mengenai dokumen pemerintah. Sistem pengirimannya terdiri atas beberapa orang yang bergantian menyampaikan pesan tiap radius sembilan mil atau empat belas koma lima kilometer. Sistem ini semakin berkembang dengan jangkauan yang lebih luas pada masa pemerintahan Dinasti Han pada tahun 202 SM hingga tahun 220 ketika China berhubungan dengan Romawi dan sistem pelayanan pos mereka.

India

Perkembangan pertumbuhan dan kestabilan politik di bawah kekuasaan Kekaisaran Mauryan (322-185 SM) memperlihatkan perkembangan infrastruktur di India Kuno. KaumMauryan mendirikan sistem pengiriman pesan, pendirian sumur umum, rumah peristirahatan, dan fasilitas-fasilitas umum lainnya. Pengiriman pesan dilakukan menggunakan kereta terbuka yang ditarik kuda yang disebut dengan Dagana. Selain itu, pada masa ini para penguasa juga melindungi tanah-tanah yang mereka punya dengan mengirimkan pesan kepada polisi atau agen militer tempat mereka berada dalam arus komunikasi seperti melalui pembawa pesan dan merpati pos. Terkadang masyarakat awam juga mengirimkan surat kepada kerabatnya yang tinggal berjauhan.

Romawi

Kerajaan Romawi sendiri memebangun sistem pelayanan pos paling canggih pada tahun 14 yang bersaing dengan China oleh Kaisar Augustus. Jangkauan sistem pelayanan pos ini mencakup seluruh dataran Mediterania karena adanya kebutuhan penyampaian pesan dari pemerintah Romawi dan militer antar provinsi. Kebutuhan ini memunculkan pembangunan jalan pos dengan beberapa stasiun untuk pergantian pengantar pengirim pesan setiap seratus tujuh puluh mil atau dua ratus tujuh puluh kilometer dalam periode waktu dua puluh empat jam. Akan tetapi pada akhirnya sistem ini tidak mampu bertahan karena adanya ketidakseimbangan antara jumlah surat yang dikirim dan waktu yang dibutuhkan untuk pengiriman surat tersebut pada abad sembilan di Eropa.

Renaisans hingga Saat Ini

Walaupun kerajaan-kerajaan di Barat mulai hancur, tidak berarti sistem pelayanan pos juga hilang begitu saja. Sistem ini dipertahankan setidaknya hingga abad ke sembilan sebelum akhirnya terpecah-pecah dan tidak digunakan lagi; berbeda dengan di Timur di Kekaisaran Bizantium di mana sistem tersebut bertahan lebih lama karena adanya penyerapan sistem tersebut oleh kerajaan Islam di Baghdad.
Dengan perkembangan bisnis internasional yang semakin meluas, ada tuntutan seputar korespondensi bisnis. Perusahaan-perusahaan mulai membangun pelayanan pos milik mereka sendiri. Hingga abad 13 , hubungan antara pusat-pusat komersial bisnis FlorenceGenoa, dan Siena telah berjalan dengan pusat komersial bisnis di Prancis Utara. Hal ini menarik minat para pedagang di Eropa sehingga mereka memistiskan untuk menyediakan jalur internasioanl untuk berita dan bisnis. Pada saat itu pula sudah terdapat pelayanan pos antara Venesia dengan Konstantinopel, pusat kerajaan Islam pada saat itu.
Akan tetapi, dengan menguatnya negara-bangsa di Eropa, muncul lah tuntuan mengenai hak privasi atas surat yang dikirimkan. Usulan ini ditentang oleh pemerintah, di Prancis khususnya oleh France Louis XI di mana ia menciptakan Royal Postal Service. Di sisi lain, pemerintah InggrisHenry VIII membangun pelayanan reguler menuju London. Sayangnya kedua sistem tersebut bukanlah untuk umum, tetapi untuk orang-orang pemerintahan. Surat-surat pribadi belum diakui hingga akhirnya pada tahun 1627 di Prancis diizinkan adanya pengiriman surat pribadi. Akhirnya pada 1680, William Dockwra membuka pelayanan pos privat yang menggunakan metode prabayar. Surat yang akan dikirimkan akan di cap untuk menujukan kapan dan kemana surat-surat tersebut ditujukan.
Saat ini kemajuan sistem pengiriman surat juga dipengaruhi oleh teknologi yang berkembang saat ini; misalnya surat udara ataupun surat elektronik. Surat udara pertama berasal dari Paris pada September 1870 yang mengangkut lima ratus pounds surat dari atas balon udara. Sedangkan surat elektronik pertama ditemukan pada 1970 oleh Ray Tomlinson.

Label: , ,

Bentuk / Jenis Karya Ilmiah

0 komentar

Karya ilmiah (bahasa Inggrisscientific paper) adalah laporan tertulis dan diterbitkan yang memaparkan hasil penelitian atau pengkajian yang telah dilakukan oleh seseorang atau sebuah tim dengan memenuhi kaidah dan etika keilmuan yang dikukuhkan dan ditaati oleh masyarakat keilmuan.
Ada berbagai jenis karya ilmiah, antara lain laporan penelitian, makalah seminar atau simposium, dan artikel jurnal yang pada dasarnya kesemuanya itu merupakan produk dari kegiatan ilmuwan. Data, simpulan, dan informasi lain yang terkandung dalam karya ilmiah tersebut dijadikan acuan bagi ilmuwan lain dalam melaksanakan penelitian atau pengkajian selanjutnya.

Label: ,

Karangan Ilmiah dan Non Ilmiah

0 komentar


  1. Karya Ilmiah
Karya ilmiah (bahasa Inggrisscientific paper) adalah laporan tertulis dan diterbitkan yang memaparkan hasil
penelitian atau pengkajian yang telah dilakukan oleh seseorang atau sebuah tim dengan memenuhi kaidah dan etika keilmuan yang dikukuhkan dan ditaati oleh masyarakat keilmuan.
Ada berbagai jenis karya ilmiah, antara lain laporan penelitian, makalah seminar atau simposium, dan artikel jurnal yang pada dasarnya kesemuanya itu merupakan produk dari kegiatan ilmuwan. Data, simpulan, dan informasi lain yang terkandung dalam karya ilmiah tersebut dijadikan acuan bagi ilmuwan lain dalam melaksanakan penelitian atau pengkajian selanjutnya.
Di perguruan tinggi, khususnya jenjang S1, mahasiswa dilatih untuk menghasilkan karya ilmiah seperti makalahlaporan praktikum, dan skripsi (tugas akhir). Skripsi umumnya merupakan laporan penelitian berskala kecil, tetapi dilakukan cukup mendalam. Sementara itu, makalah yang ditugaskan kepada mahasiswa lebih merupakan simpulan dan pemikiran ilmiah mahasiswa berdasarkan penelaahan terhadap karya-karya ilmiah yang ditulis oleh para pakar dalam bidang persoalan yang dipelajari. Penyusunan laporan praktikum ditugaskan kepada mahasiswa sebagai wahana untuk mengembangkan kemampuan menyusun laporan penelitian.
Tujuan Karya ilmiah
  • Sebagai wahana melatih mengungkapkan pemikiran atau hasil penelitiannya dalam bentuk tulisan ilmiah yang sistematis dan metodologis.
  • Menumbuhkan etos ilmiah di kalangan mahasiswa, sehingga tidak hanya menjadi konsumen ilmu pengetahuan, tetapi juga mampu menjadi penghasil (produsen) pemikiran dan karya tulis dalam bidang ilmu pengetahuan, terutama setelah penyelesaian studinya.
  • Karya ilmiah yang telah ditulis itu diharapkan menjadi wahana transformasi pengetahuan antara sekolah dengan masyarakat, atau orang-orang yang berminat membacanya.
  • Membuktikan potensi dan wawasan ilmiah yang dimiliki mahasiswa dalam menghadapi dan menyelesaikan masalah dalam bentuk karya ilmiah setelah yang bersangkutan memperoleh pengetahuan dan pendidikan dari jurusannya.
  • Melatih keterampilan dasar untuk melakukan penelitian.

Manfaat Karya ilmiah
  • Melatih untuk mengembangkan keterampilan membaca yang efektif;
  • Melatih untuk menggabungkan hasil bacaan dari berbagai sumber;
  • Mengenalkan dengan kegiatan kepustakaan;
  • Meningkatkan pengorganisasian fakta/data secara jelas dan sistematis;
  • Memperoleh kepuasan intelektual;
  • Memperluas cakrawala ilmu pengetahuan;
  • Sebagai bahan acuan/penelitian pendahuluan untuk penelitian selanjutnya

Jenis 2 Karya Ilmiah
  • Disertasi
  • Tesis
  • Skripsi
  • Makalah
2. Karya NonIilmiah

Karya non-ilmiah adalah karangan yang menyajikan fakta pribadi tentang pengetahuan dan pengalaman dalam kehidupan sehari-hari, bersifat subyektif, tidak didukung fakta umum, dan biasanya menggunakan gaya bahasa yang popular atau biasa digunakan (tidak terlalu formal).


Jenis-jenis yang termasuk Karangan Non ilmiah : 
dongeng, cerpen, novel, drama, dan roman.


Sifat Karangan ilmiah :
  1. emotif: kemewahan dan cinta lebih menonjol, tidak sistematis, lebih mencari keuntungan dan sedikit informasi.
  2. persuasif: penilaian fakta tanpa bukti. Bujukan untuk meyakinkan pembaca, mempengaruhi sikap cara berfikir pembaca dan cukup informative.
  3. deskriptif: pendapat pribadi, sebagian imajinatif dan subjektif.
  4. jika kritik adakalanya tanpa dukungan bukti.

Perbedaan Karangan Ilmiah & Karangan Non ilmiah :
Perbedaan-perbedaan yang dimaksud dapat dicermati dari beberapa aspek. Pertama, karya ilmiah harus merupakan pembahasan suatu hasil penelitian (faktual objektif). Faktual objektif adalah adanya kesesuaian antara fakta dan objek yang diteliti. Kesesuaian ini harus dibuktikan dengan pengamatan atau empiri. Kedua, karya ilmiah bersifat metodis dan sistematis. Artinya, dalam pembahasan masalah digunakan metode atau cara-cara tertentu dengan langkah-langkah yang teratur dan terkontrol melalui proses pengidentifikasian masalah dan penentuan strategi. Ketiga, dalam pembahasannya, tulisan ilmiah menggunakan ragam bahasa ilmiah. Dengan kata lain, ia ditulis dengan menggunakan kode etik penulisan karya ilmiah. Perbedaan-perbedaan inilah yang dijadikan dasar para ahli bahasa dalam melakukan pengklasifikasian.

Berdasarkan karakteristik karangan ilmiah, semi-ilmiah, dan non ilmiah yang tergolong dalam karangan ilmiah adalah laporan, makalah, skripsi, tesis, disertasi; yang tergolong karangan semi-ilmiah antara lain artikel,  feature, kritik, esai, resensi; yang tergolong karangan non ilmiah adalah dongeng, cerpen, novel, roman, puisi, dan drama.

Karya non ilmiah sangat bervariasi topik dan cara penyajiannya, tetapi isinya tidak didukung fakta umum. Karangan nonilmiah ditulis berdasarkan fakta pribadi, dan umumnya bersifat subyektif. Bahasanya bisa konkret atau abstrak, gaya bahasanya nonformal dan populer, walaupun kadang-kadang juga formal dan teknis. Karya nonilmiah bersifat (1) emotif: kemewahan dan cinta lebih menonjol, tidak sistematis, lebih mencari keuntungan dan sedikit informasi, (2) persuasif: penilaian fakta tanpa bukti. Bujukan untuk meyakinkan pembaca, mempengaruhi sikap cara berfikir pembaca dan cukup informative, (3) deskriptif: pendapat pribadi, sebagian imajinatif dan subjektif, dan (4) jika kritik adakalanya tanpa dukungan bukti.

Sumber :

Label:

Manusia dan Harapan

0 komentar

1. Dasar Teori

Harapan atau asa adalah bentuk dasar dari kepercayaan akan sesuatu yang diinginkan akan didapatkan atau suatu kejadian akan bebuah kebaikan di waktu yang akan datang. Pada umumnya harapan berbentuk abstrak, tidak tampak, namun diyakini bahkan terkadang, dibatin dan dijadikan sugesti agar terwujud. Namun ada kalanya harapan tertumpu pada seseorang atau sesuatu. Pada praktiknya banyak orang mencoba menjadikan harapannya menjadi nyata dengan cara berdoa atau berusaha.
Beberapa pendapat menyatakan bahwa esensi harapan berbeda dengan "berpikir positif" yang merupakan salah satu cara terapi/ proses sistematis dalam psikologiuntuk menangkal "pikiran negatif" atau "berpikir pesimis".

Label:

Manusia dan Kegelisahan

0 komentar

Dasar Teori

Kegelisahan adalah keadaan psikologis dan fisiologis dicirikan oleh komponen somatik, emosional, kognitif, dan perilaku.

Artikel 

Reaksi di Tubuh Saat Orang Konsumsi Ekstasi

Jakarta, Ekstasi kadang disebut dengan MDMA (methylene dioxy methamphetamine) menjadi obat terlarang yang begitu populer, karena sebagian dari efek obat ini bisa lengsung terasa dalam jangka waktu 1 jam setelah dikonsumsi dengan dosis tunggal.

Label:

Manusia dan Tanggung Jawab

0 komentar


Pengertian Tanggung Jawab


Tanggung jawab Sosial Perusahaan atau Corporate Social Responsibility (selanjutnya dalam artikel akan disingkat CSR) adalah suatu konsep bahwa organisasi, khususnya (namun bukan hanya) perusahaan adalah memiliki suatu tanggung jawab terhadap konsumenkaryawanpemegang sahamkomunitas dan lingkungan dalam segala aspek operasional perusahaan.
CSR berhubungan erat dengan "pembangunan berkelanjutan", di mana ada argumentasi bahwa suatu perusahaan dalam melaksanakan aktivitasnya harus mendasarkan keputusannya tidak semata berdasarkan faktor keuangan, misalnya keuntungan atau deviden melainkan juga harus berdasarkan konsekuensi sosial dan lingkungan untuk saat ini maupun untuk jangka panjang.

Artikel Mengenai Tanggung Jawab

FSGI: Negara Jangan Lepas Tanggung Jawab, RSBI Harus Dihapuskan

Jakarta Keberadaan Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI) pada tingkatan SD dan SMP dinilai bentuk lepas tanggung jawab pemerintah di bidang pendidikan. RSBI SD dan SMP harus dihapus.


"Pada pasal 31 ayat 5 UUD 1945 disebutkan bahwa pendidikan dasar, disebutkan bahkan dengan jelas itu adalah hak asasi. Jadi untuk SD dan SMP pemerintah wajib memenuhi. Kenyataannya SD dan SMP yang RSBI itu kan memungut biaya," kata Sekjen Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI), Retno Listiyarti, di kantor ICW, Jl Kalibata IV, Jakarta, Rabu (6/6/2012).



Retno menjelaskan bahwa SD dan SMP sudah banyak mendapat bantuan dana dari pemerintah. Oleh karena itu ia meminta SD dan SMP tidak memungut biaya dengan kedok RSBI.



"SD dan SMP itu kan sudah dapat banyak dana seperti BOS dan juga dari APBD, karena memang kewajiban pemerintah. Nah jangan karena RSBI lalu ada pungutan biaya," ujarnya.



Mengenai RSBI pada tingkatan SMA, Retno mengatakan memang ada celah yang membolehkan penerapan RSBI. Namun, seharusnya biaya yang dibebankan SMA RSBI kepada siswa masih bisa dijangkau semua kalangan.



"Kalau SMA dalam pasal 31 ayat 5 memang tidak termasuk pendidikan dasar meski mengarah ke sana. Tapi yang jadi masalah ini kan harganya gila-gilaan," imbuhnya.



Pendapat  Penulis

Tanggung jawab merupakan suatu hal yang harus dimilki oleh manusia apabila manusia tersebut ingin dapat bersosialisasi dengan masyarakat sekitarnya. Untuk dapat melaksanakan tanggung jawab tersebut manusia harus melaksanakan hal yang harus ia laksanakan dengan sebaik mungkin supaya tidak ada pihak yang di rugikan.

Tanggung jawab juga merupakan salah satu hal penting dalam kehidupan sehari-hari. Apabila seseorang tidak dapat melakukan hal yang seharusnya orang tersebut yang mengerjakan atau orang tersebut yang bertanggung jawab maka pasti akan terdapat seseorang yang di rugikan karena tanggung jawab yang tidak terselesaikan dari orang tersebut. Sebaliknya apabila seseorang dapat melakukan tabggung jawabnya dengan baik maka orang tersebut tidak akan merugikan orang lain karena tanggung jawabnya telah di selesaikan engan baik.

Dalam sebuah kelompok tanggung jawab juga merupakan hal yang terpenting. Karena apabila setiap orang dalam kelompok tersebut dapat menyelesaikan tugas dengan baik maka tugas yang di tanggungkan kepada kelompok tersebut akan dapat terselesaikan degan sempurna. Sebaliknya apabila terdapat orang yang tidak melaksanakan tugasnya dengan baik maka kolompok tersebut akan hancur.

Oleh karena itu kita sebagai manusia kita harus bisa menyelesaikan tanggung jawab yang diberikan kepada kita. Apabila kita dapat menyelesaikan tanggung jawab yang telah di berikan kepada kita maka tidak akan ada yang di rugikan.

Sumber :

Label:

Manusia dan Pandangan Hidup

0 komentar


1. Dasar Teori Ideologi


Ideologi adalah kumpulan ide atau gagasan. Kata ideologi sendiri diciptakan oleh Destutt de Tracy pada akhir abad ke-18 untuk mendefinisikan "sains tentang ide". Ideologi dapat dianggap sebagai visi yang komprehensif, sebagai cara memandang segala sesuatu (bandingkan Weltanschauung), secara umum (lihat Ideologi dalam kehidupan sehari hari) dan beberapa arah filosofis (lihat Ideologi politis), atau sekelompok ide yang diajukan oleh kelas yang dominan pada seluruh anggota masyarakat.

Label:

Manusia Dan Keadilan (Definisi Keadilan)

0 komentar

1. Dasar Teori

           Keadilan adalah kondisi kebenaran ideal secara moral mengenai sesuatu hal, baik menyangkut benda atau orang. Menurut sebagian besar teori, keadilan memiliki tingkat kepentingan yang besar. John Rawls, filsuf Amerika Serikat yang dianggap salah satu filsuf politik terkemuka abad ke-20, menyatakan bahwa "Keadilan adalah kelebihan (virtue) pertama dari institusi sosial, sebagaimana halnya kebenaran pada sistem pemikiran" .


Label:

Manusia dan Keindahan

0 komentar

Definisi Keindahan

      Keindahan atau keelokan merupakan sifat dan ciri dari orang, hewan, tempat, objek, atau gagasan yang memberikan pengalaman persepsi kesenangan, bermakna, atau kepuasan. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, keindahan diartikan sebagai keadaan yang enak dipandang, cantik, bagus benar atau elok. Keindahan dipelajari sebagai bagian dari estetika, sosiologi, psikologi sosial, dan budaya. Sebuah "kecantikan yang ideal" adalah sebuah entitas yang dikagumi, atau memiliki fitur yang dikaitkan dengan keindahan dalam suatu budaya tertentu, untuk kesempurnaannya.

Label:

Pengertian Siksaan

0 komentar

Dasar Teori
      
     Siksaan atau penyiksaan (Bahasa Inggris: torture) digunakan untuk merujuk pada penciptaan rasa sakit untuk menghancurkan kekerasan hati korban. Segala tindakan yang menyebabkan penderitaan, baik secara fisik maupun psikologis, yang dengan sengaja dilakukkan terhadap seseorang dengan tujuan intimidasi, balas dendam, hukuman, sadisme, pemaksaan informasi, atau mendapatkan pengakuan palsu untuk propaganda atau tujuan politik dapat disebut sebagai penyiksaan. Siksaan dapat digunakan sebagai suatu cara interogasi untuk mendapatkan pengakuan. Siksaan juga dapat digunakan sebagai metode pemaksaan atau sebagai alat untuk mengendalikan kelompok yang dianggap sebagai ancaman bagi suatu pemerintah. Sepanjang sejarah, siksaan telah juga digunakan sebagai cara untuk memaksakan pindah agama atau cuci otak politik.


        Penyiksaan hampir secara universal telah dianggap sebagai pelanggaran berat hak asasi manusia, seperti dinyatakan Deklarasi Hak Asasi Manusia. Para penandatangan Konvensi Jenewa Ketiga dan Konvensi Jenewa Keempat telah menyetujui untuk tidak melakukan penyiksaan terhadap orang yang dilindungi (penduduk sipil musuh atau tawanan perang) dalam suatu konflik bersenjata. Penanda tangan UN Convention Against Torture juga telah menyetujui untuk tidak secara sengaja memberikan rasa sakit atau penderitaan pada siapapun, untuk mendapatkan informasi atau pengakuan, menghukum, atau memaksakan sesuatu dari mereka atau orang ketiga. Walaupun demikian, organisasi-organisasi seperti Amnesty International memperkirakan bahwa dua dari tiga negara tidak konsisten mematuhi perjanjian-perjanjian tersebut.


Artikel Mengenai Siksaan

Pejabat Tinggi Malaysia Siksa 2 PRT Indonesia

       Kuala Lumpur, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kuala Lumpur, Malaysia telah menyarankan pemerintah RI untuk melanjutkan moratorium pengiriman pembantu rumah tangga (PRT) ke Malaysia. Gara-garanya, ada laporan baru mengenai penyiksaan PRT Indonesia oleh seorang pejabat senior pemerintah Malaysia.

    Hal itu disampaikan pejabat KBRI di Kuala Lumpur, Suryana Sastradiredja seperti diberitakan harian Malaysia New Straits Times dan dilansir AFP, Selasa (6/3/2012).

    "Kami menerima laporan bahwa dua PRT telah dianiaya oleh seorang pejabat senior pemerintah dan istrinya," kata Suryana. Ditambahkannya, pejabat tersebut tidak pernah membayarkan gaji kedua PRT itu.

     "Pejabat itu tidak menghormati kesepakatan antara para pemimpin kedua negara," cetus Suryana.

     Suryana menolak menyebutkan identitas pejabat tersebut. Namun dikatakannya, kedua PRT Indonesia itu direkrut 8 bulan lalu saat moratorium masih berlangsung.

     Dikatakannya, satu dari kedua PRT tersebut mencari perlindungan ke KBRI pada Jumat, 2 Maret malam lalu. Sementara yang seorang lagi telah kembali ke rumah pejabat tersebut atas permintaan istri si pejabat.

    Ketika ditanya apakah kasus ini telah dilaporkan ke polisi, Suryana mengatakan, pihak KBRI masih mempertimbangkannya. Sebabnya, kasus ini melibatkan seorang pejabat tinggi.

   Dikatakan Suryana, KBRI akan mengirimkan pesan ke Kementerian Dalam Negeri Malaysia dan menunggu reaksinya mengenai kasus ini.

Tanggapan Penulis

       Siksaan merupakan tindakan di luar norma manusia. menurut pendapat saya siksaan merupakan bentuk kekerasan yang di tujukan kepada seseorang yang menyebabkan orang tersebut merasa kesakitan baik secara fisik, maupun mental dan bahkan dapat menyebabkan kematian seseorang.

        Menurut saya ada beberapa macam siksaan ada siksaan yang pantas di terima oleh seseorang dan ada pula siksaan yang memang ditujukan untuk menyakiti orang lain.

         Adapun siksaan yang memang pantas didapatkan oleh seseorang merupakan hal yang sepantasnya. Misalnya seseorang melakukan suatu kejahatan misal mencuri maka resikonya adalah ia akan menerima hukumannya bisa jadi berupa di tahan di penjara oleh polisi apabila tertangkap dan dapat pula di hajar oleh masa apabila tertangkap oleh masa di tempat kejadian. Selain itu apabila pencuri itu tidak tertangkap maka ia akan mendapatkan pula hukuman setelah ia mati hukuman tersebut di berikan oleh Allah SWT entah di dalam kubur maupun ke tika di alam akhirat nanti.

     Adapula siksaan yang seharusnya tidak diterima oleh seseorang atau siksaan itu dilakukan tidak setimpal dengan perbuatan orang tersebut. Misalnya seorang TKI diluar negri yang disiksa oleh majikannya karena melakukan kesalahann yang tidak begitu parah. Siksaan yang diberikan kepada TKI itu tidak sewajarnya dilakukan.

       Selain siksaan fisik ada pula siksaan secara batin. Misalnya seseorang yang selalu di ejek oleh teman temannya sejak kecil pasti ia merasakan siksaan di lubuk hatinya yang paling dalam. meskipun ia pandai menyebunyikannya pasti suatu saat ia akan melawan.

        Kesimpulan dari artikel saya tentang siksaan adalah kita sebagai manusia harus salng menyayangi satu sama lain. apabila kita menemukan seseorang yang di hakimi masa hendaknya kita memberi pengertian kepada masa dan orang tersebut supaya jangan main hakim sendiri karena ada hukum yang berlaku. Kita juga perlu memohon ampun kepada Allah SWT atas segala dosa yang telah kita lakukan agar terhindar dari siksaan di akhirat nanti. sekian artikel ini saya buat terima kasih bagi yang sudah mau membaca.

Sumber :

1.Dasar Teori diambil dari Wikipedia
2.Diambil dari slah satu artikel di Detik.com

Label:

Manusia dan Cinta Kasih

0 komentar

Pengertian Cintah Kasih

Menurut kamus besar Indonesia karya W.J.S Poerwadarminta, cinta adalah rasa sangat suka (kepada) atau (rasa) sayang kepada,atau (rasa ) kasih. Sedangkan kasih adalah perasaan sayang atau cinta yang menaruh belas kasih. Dengan demikian arti cinta kasih adalah perasaan suka (sayang kepada seseorang yang disertai dengan belas kasih.
                Cinta memegang perannan penting dalam kehidupan manusia, sebab cinta memegang perannan penting dalah hubungan pernikahan, pembentuk keluarga dan pemeliharaan anak, hubungan yang erat dimasyarakat dan hubungan manusiawa yang akrab. Demikian pula cinta adalah pengikat antara Tuhan dan umatnya, sehingga manusia menyembah tuhan dengan ichlas, mengikuti perintahnya dan menjauhi larangannya.
                Dalam buku seni mencinta karya, Erich Formm menyebutkan bahwa cinta itu harus memberi bukan menerima. Yang paling penting dari memberi adalah hal – hal yang sifatnya manusiawi bukan materi. Cinta selalu menyatakan unsur – unsur tertentu yaitu :

Label:

HAKEKAT MANUSIA

0 komentar

Dasar Teori Hakekat Mnausia

Hakekat manusia adalah sebagai berikut :
1. Makhluk yang memiliki tenaga dalam yang dapat menggerakkan hidupnya untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhannya.
2. Individu yang memiliki sifat rasional yang bertanggung jawab atas tingkah laku intelektual dan sosial.
3. yang mampu mengarahkan dirinya ke tujuan yang positif mampu mengatur dan mengontrol dirinya dan mampu menentukan nasibnya.
4. Makhluk yang dalam proses menjadi berkembang dan terus berkembang tidak pernah selesai (tuntas) selama hidupnya.
5. Individu yang dalam hidupnya selalu melibatkan dirinya dalam usaha untuk mewujudkan dirinya sendiri, membantu orang lain dan membuat dunia lebih baik untuk ditempati
6. Suatu keberadaan yang berpotensi yang perwujudanya merupakan ketakterdugaan dengan potensi yang tak terbatas
7. Makhluk Tuhan yang berarti ia adalah makhluk yang mengandung kemungkinan baik dan jahat.
8. Individu yang sangat dipengaruhi oleh lingkungan turutama lingkungan sosial, bahkan ia tidak bisa berkembang sesuai dengan martabat kemanusaannya tanpa hidup di dalam lingkungan sosial.